3 Kanal Resmi Info Seputar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang, Jangan Sampai Nyasar

Reporter

Binti Nikmatur

Editor

Dede Nana

07 - Feb - 2026, 04:32

3 kanal utama yang disiapkan untuk memudahkan jemaah mendapatkan informasi lengkap seputar Mujahadah Kubro 1 Abad NU. (Foto: Instagram Dishub Kota Malang)

JATIMTIMES - Pelaksanaan Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Stadion Gajayana pada 7-8 Februari 2026 dipastikan bakal menyedot perhatian besar. 105 ribu jemaah diprediksi bakal memadati Kota Malang untuk mengikuti rangkaian acara tersebut.

Agar masyarakat tidak terjebak informasi yang simpang siur, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang membuka kanal informasi publik resmi yang bisa diakses siapa saja. Dilansir dari akun Instagram resmi Pemkot Malang, masyarakat diimbau untuk selalu mengakses informasi yang akurat dan terpercaya melalui kanal resmi pemerintah.

Baca Juga : Graha Bangunan Blitar Hadirkan Paint Festival, Diskon hingga 50 Persen untuk Renovasi Rumah

“Pastikan selalu mengakses informasi resmi, akurat, dan terpercaya melalui kanal Pemerintah Kota Malang, yaa. Dan tidak lupa bersama-sama menjaga ketertiban, keamanan, dan kekhidmatan acara.” demikian keterangan Pemkot Malang.

Ada tiga kanal utama yang disiapkan untuk memudahkan jemaah mendapatkan informasi lengkap seputar Mujahadah Kubro 1 Abad NU, yakni sebagai berikut: 

1. Malang Mbois
Layanan publik Kota Malang dalam satu genggaman ini bisa diakses melalui: https://malangmbois.malangkota.go.id/

Platform ini menjadi pintu utama informasi layanan publik Kota Malang, termasuk update terkait pelaksanaan kegiatan.

2. S.ID Polresta Kota Malang
Link: https://s.id/Makota2026?s=qr

Di laman Polresta Malang Kota ini tersedia informasi teknis yang detail, di antaranya:
• Info datang dan kembali jemaah
• Rundown Harlah Satu Abad NU
• Drop zone dan transit wilayah selatan, barat, dan timur
• Lokasi parkir masing-masing zona
• Rekayasa lalu lintas
• Lokasi kantor polisi terdekat
• Lokasi rumah sakit terdekat
• Lokasi masjid terdekat

3. Linktree Harlah 1 Abad NU
Link: https://linktr.ee/Harlah1AbadNU

Di laman Dishub Kota Malang ini tersedia berbagai informasi krusial, seperti:
• Pengalihan arus lalu lintas
• Susunan acara
• Alur jemaah
• Pembagian zona
• Pembagian fase waktu
• Alur zona jemaah
• Alur fase jemaah
• Lokasi drop zone, lokasi transit, lokasi parkir, hingga call center PIC

Masuk Stadion Wajib Bawa Undangan

Sebelumnya, panitia menetapkan aturan khusus bagi jemaah yang ingin masuk ke dalam Stadion Gajayana. Setiap jemaah diwajibkan membawa undangan resmi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan. Stadion Gajayana memiliki kapasitas sekitar 35 ribu orang, sementara jumlah jemaah yang diprediksi hadir bisa mencapai 105 ribu orang. Untuk mengantisipasi lonjakan massa dan menjaga keselamatan, sistem undangan diberlakukan.

Baca Juga : Arema FC Tambah Kekuatan di Sektor Kiri, Leo Guntara Resmi Jadi Amunisi Baru

Secara teknis, undangan didistribusikan melalui perwakilan Pengurus Cabang (PC) NU di tingkat kabupaten dan kota. Selanjutnya, undangan dibagikan kepada jemaah oleh penanggung jawab atau PIC masing-masing rombongan. Undangan fisik diberikan saat rombongan tiba di titik penurunan (drop zone) yang telah ditentukan. 

Di dalam stadion, panitia juga membagi zona berdasarkan jenis kelamin. Jemaah laki-laki akan menempati tribun stadion. Sementara jemaah perempuan ditempatkan di lapangan utama dengan posisi duduk lesehan.

Skema ini disiapkan untuk menjaga ketertiban sekaligus memastikan kenyamanan selama pelaksanaan mujahadah berlangsung. Bagi jemaah yang tidak memperoleh undangan masuk ke Stadion Gajayana, panitia memastikan tetap bisa mengikuti rangkaian acara. Sejumlah layar besar atau videotron akan dipasang di beberapa titik di luar stadion. Lokasi penayangan videotron antara lain berada di kawasan Jalan Semeru dan Jalan Kawi, yang diprediksi juga akan dipadati jemaah.

Dengan sistem zonasi, pembagian fase waktu, hingga penyediaan videotron di luar stadion, Mujahadah Kubro 1 Abad NU diharapkan dapat berjalan khidmat, tertib, dan aman meski dihadiri jemaah dalam jumlah besar.

Masyarakat pun diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya. Pastikan selalu merujuk pada tiga kanal resmi tersebut agar tidak salah arah saat mengikuti Mujahadah Kubro di Stadion Gajayana, 7-8 Februari 2026.