Sejumlah Rumah di Ngantang Malang Rusak Terdampak Longsoran Tebing Setinggi 10 Meter
Reporter
Ashaq Lupito
Editor
Nurlayla Ratri
10 - Feb - 2026, 03:05
JATIMTIMES - Hujan dengan intensitas sedang hingga deras memicu terjadinya bencana longsor di Desa Tulungrejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Selasa (10/2/2026). Dampaknya, sejumlah rumah warga setempat rusak akibat tertimpa material longsor.
Peristiwa tersebut pada akhirnya dilaporkan oleh warga ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang pada Selasa (10/2/2026) menjelang siang. Personel gabungan dari BPBD dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang, Muspika Ngantang, para relawan, hingga perangkat desa dan masyarakat setempat kemudian diterjunkan dalam penanganan pasca longsor di lokasi kejadian.
Baca Juga : Hujan Deras Gerus Drainase, Plengsengan di Oro-Oro Ombo Kota Batu Longsor
"Intensitas hujan sedang hingga deras di wilayah Kecamatan Ngantang mengakibatkan tebing dengan ketinggian kurang lebih 10 meter dan lebar lima meter longsor," ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Malang Purwoto.
Dari dokumentasi yang dihimpun JatimTIMES, lokasi tebing setinggi 10 meter yang longsor tersebut berdekatan dengan permukiman warga. Sehingga mengakibatkan sejumlah rumah yang ada di bawah tebing rusak akibat tertimpa longsor.
"Dua rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang pada bagian dinding dapur akibat terdampak longsor," tuturnya.
Data BPBD Kabupaten Malang mengungkapkan, pemilik rumah yang rusak akibat terdampak longsor tersebut bernama Sunadi yang dihuni oleh satu kepala keluarga (KK) dengan empat orang jiwa. Sementara satu rumah rusak lainnya milik Junaedi yang juga dihuni oleh satu KK yang terdiri dari empat orang jiwa.
Baca Juga : Daftar 10 Finalis Terbaik Lomba Baca Berita Jatim Times 2026
"Kondisi di lokasi hingga saat ini masih di laksanakan pembersihan dan kerja bakti penanganan longsor," ujar Purwoto.
Tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut. Sementara untuk perkiraan nilai kerugian masih dalam pendataan. "Perkembangan informasi akan disampaikan pada update berikutnya," pungkasnya.
