Taksi Green SM Punya Siapa? Sosok Pemiliknya Jadi Sorotan Usai Insiden Tabrakan KRL di Bekasi Timur

Reporter

Mutmainah J

28 - Apr - 2026, 06:04

Taksi Green SM yang diduga menjadi penyebab tabrakan KRL di Bekasi Timur. (Foto X)

JATIMTIMES - Nama Taksi Green SM mendadak ramai diperbincangkan publik setelah disebut terkait insiden kecelakaan kereta api di kawasan Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin malam, 27 April 2026. Banyak masyarakat kemudian penasaran, Green SM milik siapa dan siapa sosok di balik perusahaan transportasi tersebut?

Insiden ini melibatkan KRL rute Kampung Bandan-Cikarang dan KA Argo Bromo Anggrek di area Stasiun Bekasi Timur. Berdasarkan informasi yang beredar, kecelakaan bermula ketika sebuah armada Taksi Green SM mengalami mogok di perlintasan sebidang Ampera, Bekasi Timur.

Baca Juga : Update: Korban Meninggal Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur Bertambah Jadi 15 Orang, Proses Identifikasi Masih Berlangsung

Kendaraan yang berhenti di lintasan itu kemudian tertabrak rangkaian KRL yang sedang melintas. Setelah kejadian tersebut, perjalanan kereta sempat terganggu. Di waktu bersamaan, KRL tujuan Kampung Bandan-Cikarang yang sedang berhenti menunggu kondisi aman di Stasiun Bekasi Timur kemudian tertabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek.

Green SM Milik Siapa?

Taksi Green SM diketahui merupakan bagian dari perusahaan transportasi berbasis kendaraan listrik asal Vietnam. Di negara asalnya, layanan ini dikenal dengan nama Xanh SM.

Perusahaan tersebut dimiliki oleh miliarder Vietnam, Pham Nhat Vuong, yang dikenal sebagai salah satu orang terkaya di Vietnam.

Menurut laporan Forbes, Vuong merupakan pendiri sekaligus tokoh utama di Vingroup, salah satu grup bisnis terbesar di Vietnam.

Vingroup memiliki jaringan usaha yang sangat luas, mulai dari properti, ritel, kesehatan, pendidikan, hingga transportasi. Sejumlah anak usaha yang cukup dikenal antara lain:

• VinFast, perusahaan mobil listrik yang ekspansinya sudah masuk Indonesia dan India

• Vinhomes di sektor real estate

• Vinpearl di bidang pariwisata dan perhotelan

VinFast sendiri sempat mencuri perhatian dunia setelah melantai di bursa saham Nasdaq melalui skema SPAC pada 2023.

Istri Pham Nhat Vuong Pimpin Green SM

Selain itu, media Bloomberg melaporkan bahwa Vuong menunjuk istrinya, Pham Thu Huong, sebagai pemimpin Green SM.

Baca Juga : Meriah! Honda Premium Matic Day Semarakkan Madiun Selama Dua Hari

Penunjukan tersebut dilakukan di tengah rencana perusahaan untuk mempertimbangkan penawaran umum perdana atau IPO internasional, yang disebut-sebut dapat memberi valuasi hingga USD 20 miliar.

Meski begitu, Pham Nhat Vuong dikabarkan masih tetap menjabat sebagai CEO Green SM.

Masuknya Green SM ke pasar Indonesia sebelumnya menarik perhatian karena mengusung konsep taksi listrik ramah lingkungan. Namun setelah insiden di Bekasi Timur, nama perusahaan ini ikut menjadi sorotan publik.

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil investigasi resmi dari pihak berwenang. Sementara itu, masyarakat terus mengikuti perkembangan kasus tersebut serta menyoroti peran kendaraan yang disebut berada di lokasi awal kejadian.