AHY Tegaskan Pentingnya Menjaga Budaya Nusantara lewat Ajang Karapan Sapi Madura

02 - Aug - 2026, 01:29

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan yang juga Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

JATIMTIMES – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan yang juga Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan tradisi budaya Nusantara di tengah arus modernisasi.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri langsung gelaran Karapan Sapi bertajuk Piala AHY yang berlangsung di Stadion Karapan Sapi R.P. Moh. Noer, Kabupaten Bangkalan, Madura, Minggu (2/8/2026).

Baca Juga : 10 Wisata Sejarah di Surabaya yang Cocok Dikunjungi saat Libur 17 Agustus, Napak Tilas Perjuangan Kemerdekaan

Gelaran yang mempertemukan para pemelihara sapi terbaik se-Madura ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia, sekaligus merangkaikan momen menuju usia 25 tahun Partai Demokrat pada September 2026 mendatang.

Dalam sambutannya di hadapan jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan ribuan penonton yang memadati stadion, AHY mengaku sangat terkesan lantaran ini merupakan pengalaman perdananya menyaksikan perlombaan Karapan Sapi secara langsung. Menurutnya, atmosfer tradisi khas Pulau Garam ini tidak kalah memukau jika dibandingkan dengan atraksi budaya ternama dunia.

"Kalau di Amerika ada rodeo, di Spanyol ada matador, maka di Madura ada Karapan Sapi. Ini adalah tradisi luar biasa milik Nusantara yang diwariskan leluhur dan harus terus kita jaga serta lestarikan bersama. Siapa lagi kalau bukan kita?" ujar AHY.

AHY menilai bahwa Karapan Sapi bukan sekadar arena kompetisi atau pesta rakyat biasa, melainkan cerminan dari identitas dan karakter kuat masyarakat Madura. Tiga nilai utama yang terefleksikan dalam tradisi ini adalah etos kerja keras, keberanian menghadapi tantangan, serta penegakan kehormatan.

"Di tengah persaingan dan kompetisi, kita harus tetap bersatu. Karapan Sapi ini mengajarkan tentang kerja keras, keberanian, dan kehormatan yang menjadi karakter masyarakat Madura di mana pun berada," tegasnya.

Baca Juga : Gus Halim Dorong PKB Fun Run Fest Magetan Jadi Agenda Rutin Berjenjang hingga Tingkat Nasional

Selain penting dari aspek pelestarian budaya, AHY juga menyoroti dampak positif dari penyelenggaraan ajang budaya semacam ini terhadap perekonomian daerah. Ajang Karapan Sapi terbukti mampu menggerakkan potensi ekonomi lokal, khususnya bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sekaligus menjadi daya tarik pariwisata yang potensial.

Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Bangkalan, pimpinan paguyuban pemelihara karapan sapi se-Madura (Pakar Sakera), tokoh masyarakat, serta jajaran pengurus DPP, DPD, hingga DPC Partai Demokrat.