Bupati Tulungagung Serahkan 200 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo
Reporter
Anang Basso
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
11 - Jan - 2026, 05:19
JATIMTIMES - Sebanyak 200 becak listrik disalurkan ke pengemudi becak lanjut usia di pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso, Tulungagung. Penyaluran becak listrik ini sebagai bagian dari Program Presiden Prabowo Subianto dalam penguatan perlindungan pekerja sektor informal.
Bantuan becak listrik produksi PT Pindad dan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo di Pendopo Kabupaten Tulungagung, Sabtu (10/1/2016), kemarin.
Baca Juga : Diduga Cemburu, Rumah Pacar Dibakar di Desa Sambijajar
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), PT Pindad, dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung.
Sasaran bantuan adalah pengemudi becak berusia di atas 60 tahun yang masuk kategori kesejahteraan rendah berdasarkan pendataan dan verifikasi pemerintah daerah.
Bupati Gatut Sunu Wibowo menyampaikan bahwa mayoritas penerima bantuan berusia antara 65 hingga 69 tahun. Bahkan, sebagian penerima telah berusia lebih dari 80 tahun.
“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban fisik para pengemudi becak lansia, menekan risiko kecelakaan, serta membantu mereka tetap memperoleh penghasilan secara lebih layak,” ujar Gatut Sunu.
Dalam acara penyerahan simbolis Becak Listrik Program Presiden Prabowo oleh Bupati Tulungagung ini hadir dari Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) dan Direktur PT Pindad.
Diharapkan penggunaan becak listrik menjadi solusi praktis bagi pengemudi becak lansia yang selama ini bergantung pada tenaga fisik.
Selain lebih ramah lingkungan, becak listrik juga dinilai mampu meningkatkan produktivitas kerja tanpa mengorbankan kesehatan penerima bantuan.
"Bantuan ini tidak dipungut biaya apa pun dan merupakan amanah langsung dari Presiden Prabowo Subianto," tegasnya.
Ia mengingatkan para penerima agar tidak memperjualbelikan atau mengalihfungsikan becak listrik tersebut.
Baca Juga : Ditinggal ke Tetangga, DapurHangus Terbakar
“Bantuan ini harus dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Kami akan melakukan pengawasan agar tidak terjadi penyalahgunaan,” tegasnya.
Pemerintah daerah juga telah memberikan pelatihan pengoperasian dan perawatan becak listrik kepada para penerima.
Selain itu juga akan melakukan pendampingan berkelanjutan, termasuk koordinasi lanjutan dengan GSN dan PT Pindad terkait perawatan serta penguatan program ke depan.
Gatut Sunu mengakui jumlah penerima bantuan masih terbatas jika dibandingkan dengan total pengemudi becak lansia di Tulungagung. Namun, pihaknya membuka peluang perluasan program dengan evaluasi berbasis dampak.
“Yang terpenting bukan hanya jumlah, tetapi sejauh mana bantuan ini benar-benar meningkatkan kualitas hidup para lansia,” ujarnya.
Bupati Gatut Sunu atau yang akrab disapa GS ini, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto, Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional, PT Pindad, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program becak listrik bagi pengemudi becak lansia di Kabupaten Tulungagung.
