Petugas PLN saat melakukan pemasangan (foto istimewa)
Petugas PLN saat melakukan pemasangan (foto istimewa)

Dalam ikut mendukung program Ketahanan Pangan Pemerintah, PLN UP3 Madiun, meresmikan 50 pelanggan pengoperasian listrik kolektif pompa sawah di Desa Golan, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun dengan total 175.000 VA. 

Kepala Desa Golan Purwito mengakui, sebelum adanya aliran listrik petani mengalami kesulitan mengalirkan air ke sawah. Untuk itu pihaknya mengapresiasi PLN yang sudah melakukan pemasangan listrik kolektif pompa sawah. 

Baca Juga : Berkunjung Ke Kota Madiun, Ini yang Dilakukan Kepala BI Kediri Sofwan Kurnia

 

“Alhamdulillah terima kasih kepada PLN dan semua pihak, harapan semua warga Golan khususnya yang punya sawah dengan terealisasinya aliran listrik ini,” katanya. 

Purwito pun optimis, program Ketahanan Pangan Desa siap digalakkan, warga desa golan akan lebih produktif dalam bertani. 

Manager PLN UP3 Madiun Daniel Kristanto menyatakan, dengan sudah beroperasinya 50 pelanggan pompa sawah ini merupakan wujud dukungan PLN khususnya kepada petani agar bisa lebih produktif dan sejahtera hidupnya. 

Penggunaan listrik untuk pompa sawah selain lebih efisien biaya bagi petani, juga menciptakan kepastian pengairan sawah untuk petani bisa panen setiap 3 bulan sekali. 

“Dengan kepastian panen ini maka PLN juga ikut berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan bagi negeri,” ungkapnya. 

Baca Juga : Retribusi Pasar belum Capai Target, Pedagang Kembali Ditarik

 

Merujuk data Badan Pusat Statistik BPS mengenai sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan ll 2020 sektor pertanian Kehutanan dan Perikanan menjadi salah satu sektor dengan kinerja positif sebesar 0, 29% sektor ini juga berkontribusi 15, 46% dalam struktur PDB Indonesia. 

Fakta ini meningkatkan semangat PLN untuk terus mendukung penggunaan tenaga listrik bagi petani yang saat ini sudah meluas sebagai tenaga penggerak, pemanas dan pengolah mesin pertanian melalui layanan Electrifying Agricultural.