Ditinggal Mati Suami dan Enam Anaknya, Nenek Tua Ini Tidur dengan Kambing | Pacitan TIMES
Ngedum Ojir  3

Ditinggal Mati Suami dan Enam Anaknya, Nenek Tua Ini Tidur dengan Kambing

Oct 05, 2020 09:12
Nenek Tua Tidur dengan Kambing (Foto:
Nenek Tua Tidur dengan Kambing (Foto:

Kisah haru melalui tayangan Ngedum Ojir Jatim TIMES, kali ini datang dari seorang nenek bernama Martinah yang akrab dipanggil Mbok Ati. 

Mbok Ati tinggal sebatang kara di Dusun Banyol, Desa Wonorejo, Kec. Singosari, Malang Jawa Timur. Untuk menuju ke rumahnya saja, tim Ngedum Ojir harus melewati jalan yang terjal dan sempit.  

Baca Juga : Psikolog Sebut Grooming Behaviour, Perilaku Sosok Penuh Pesona

 

Hingga akhirnya tim Ngedum Ojir tiba di rumah Mbok Ati tampak kondisi rumah yang amat sederhana. Bahkan bisa dibilang kurang layak.  

Rumah tersebut terbuat dari anyaman bambu dan hanya beralaskan tanah. Saat masuk ke rumah yang berukuran kira-kira 3x2 meter itu, Direktur Jatim TIMES Network, Lazuardi Firdaus disambut pelukan hangat dan doa dari Mbok Ati.  

Mbok Ati mengatakan jika kondisi rumahnya selalu bocor saat hujan. Ia pun harus menggunakan payung di dalam rumah.  

Kendati kondisinya yang memprihatinkan, Mbok Ati tak pernah melupakan kewajibannya sebagai umat muslim. Dikatakannya kepada tim Ngedum Ojir, ia tidak pernah meninggalkan salat.  

Baginya salat merupakan modal utama saat meninggal kelak. Bahkan Mbok Ati rajin menunaikan salat dhuha di siang hari dan salat tahajud di malam hari.  

Sayangnya, saat ditanya mengenai usia, Mbok Ati tidak bisa menjawab. Ia hanya mengatakan jika sempat mengikuti zaman belanda, Nippon dan PKI.  

Jika dikira-kira usia Mbok Ati sekitar 80 atau 90an. Namun, ia diberi kesehatan dan umur panjang oleh Allah SWT.  

Mbok Ati juga mengatakan jika dulu ia pernah memiliki rumah. Namun, rumah itu diambil oleh saudaranya dan Mbok Ati dibuang.  

Hingga akhirnya, ia harus tinggal di rumah yang ternyata milik tetangganya di Dusun Banyol tersebut. Untungnya, pemilik rumah saat ini baik dan mengizinkan Mbok Ati tinggal selama sisa hidupnya.  

Menyedihkannya, Mbok Ati ditinggalkan seorang diri oleh suami dan keenam anaknya. Suami dan enam anaknya telah meninggal dunia. 

Baca Juga : Cari Mangsa lewat Media Sosial, Korban Digaet di BiroJomblo

 

Mbok Ati mengatakan jika ia dulu memiliki tiga anak perempuan dan tiga anak laki-laki. Dengan kondisi yang kekurangan, saat itu Mbok Ati tidak memasak apapun untuk dimakan lantaran tidak ada bahan makanan.

Ia hanya banyak minum air untuk mengisi tenaganya. Kondisi rumah yang kurang layak itu bahkan menjadi satu dengan dapur.

Yang lebih memprihatinkan, terkadang Mbok Ati tidur bersama kambing-kambing titipan milik warga. Di ruangan dekat tempat tidur Mbok Ati pun terdapat rerumputan untuk makanan kambing dan kotoran kambing.  

Hingga akhirnya momen Firdaus memberikan rezeki kepada Mbok Ati, ia lantas mengucapkan terima kasih dan mendoakan agar seluruhnya selamat di dunia dan akhirat serta masuk dalam golongan umat Rasulullah.  

Program Ngedum Ojir sendiri merupakan bentuk kepercayaan dari pembaca JatimTIMES Network untuk kemudian bisa disalurkan kepada masyarakat yang kurang mampu.  

Para pembaca JatimTIMES Network pun bisa menyampaikan kepeduliannya dan turut berbagi dengan mendatangi atau menghubungi kantor JatimTIMES.

Dengan program ini, diharapkan masyarakat yang benar-benar membutuhkan dapat merasakan sedikit kebahagiaan. Serta memberikan inspirasi mengenai nilai-nilai kehidupan kepada pembaca setia JatimTIMES Network di mana pun berada.

Episode JatimTIMES Ngedum Ojir akan terus berlanjut untuk Berbagi Kebahagiaan dan Mengukir Senyuman.

Topik
ngedum ojir

Berita Lainnya