Begini Nyamannya Belanja di Pasar Ikan di Makkah, Bersih dan Ber-AC | Pacitan TIMES

Begini Nyamannya Belanja di Pasar Ikan di Makkah, Bersih dan Ber-AC

Nov 14, 2020 09:10
Belanja ikan segar di pasar tradisional di Makkah (channel YouTube Alman Mulyana).
Belanja ikan segar di pasar tradisional di Makkah (channel YouTube Alman Mulyana).

Bukan hanya di Indonesia, pasar rakyat atau pasar tradisional tentu banyak ditemui di berbagai daerah di belahan dunia, tanpa kecuali di Makkah. Tak jauh berbeda dengan pasar tradisional pada umumnya, pasar yang berada di Makkah tersebut juga menjual berbagai jenis produk makanan dengan harga yang lebih murah.

Dilansir dari channel YouTube Alman Mulyana yang berjudul 'Seperti Ini Jadinya Kalau di Makkah Ada Pasar Ikan' yang diunggah pada Sabtu (14/11/2020), terlihat jika aktivitas di pasar tradisional yang menjual aneka jenis ikan itu ramai layaknya pasar pada umumnya.

Baca Juga : Berantakan, Kondisi Rumah Rizieq Shihab di Makkah

Lantaran masa pandemi covid-19, setiap pengunjung dan pembeli wajib menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari wajib mengenakan masker, hingga mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer saat akan memasuki area pasar. Para penjual pun terlihat ramah dan menyapa setiap pengunjung dan calon pembeli yang datang.

Alman menyebut jika pasar yang ia kunjungi tersebut merupakan pasar terbesar di Makkah yang juga menjual berbagai jenis ikan segar. Harga ikannya pun selisihnya tidak terlalu banyak dibanding ikan segar yang dijual di Jeddah.

Sederet ikan yang dijual mulai dari ikan bandeng, tongkol, kembung, hingga ikan tuna dijual di pasar tradisional terbesar di Makkah tersebut. Bukan hanya itu, kepiting hingga udang segar juga bisa didapatkan di salah satu pasar tradisional terbesar di Makkah tersebut.

Ikan-ikan yang dijual itupun didatangkan langsung dari Jeddah dan dijual di pasar tradisional tersebut. Pasar terlihat sangat bersih lantaran petugas dengan sigap membersihkan semua sisi setiap saat. 

Selain itu, tempat penjualan ikan dan pemotongan ikan dibedakan. Pembeli pun bisa mengantre memotong dan membersihkan ikan yang dibelinya di satu sisi khusus pemotongan tersebut. Setiap sisi pun selalu dibersihkan oleh petugas yang siap siaga.

"Tempatnya enak belanja di sini, ber-AC ya. Pasar ikan di sini ber-AC, mantab ya," kata Alman.

Baca Juga : Kumpulan Poster Nyeleneh dan Rindu Digoyang Mewarnai Demo Pelaku Seni di Sumenep

Para pekerjanya pun kebanyakan merupakan orang asing, dan sangat jarang bahkan tidak ada yang merupakan penduduk lokal Makkah. Sementara untuk harganya bervariasi dan terbilang murah dibanding penjualan di toko swalayan yang ada di Makkah. 

Untuk ikan tuna seberat dua kilogram, dibandrol dengan harga 25 real atau senilai kurang lebih Rp 100 ribu. Ikannya masih sangat segar dan berukuran sangat besar. 

Sementara para penjual dan pembeli pun terlihat sangat sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. Deretan ikan segar terus berdatangan ke masing-masing toko di dalam pasar dan para pembeli dengan telaten memilih ikan yang hendak dikonsumsi.

Topik
alman Mulyana

Berita Lainnya