Aduh, Seorang Nenek Diserang Buaya sampai Tangannya Putus | Pacitan TIMES

Aduh, Seorang Nenek Diserang Buaya sampai Tangannya Putus

Jan 02, 2021 17:21
foto ilustrasi
foto ilustrasi

Serangan buaya kembali terjadi di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah. Kali ini  serangan buaya menimpa korban bernama Bahriah (74). Serangan buaya itu mengakibatkan korban luka parah.

"Selain tangan kiri putus, kaki nenek saya patah. Saat ini beliau masih dirawat di RSUD dr Murjani Sampit," ujar cucu korban, Zulkifli, Sabtu (2/1/2020).

Baca Juga : Kisah Haru Mbah Ponijah, Hidup Sebatang Kara saat Usia Tua di Desa Terpencil

Zulkifli menjelaskan, sekitar pukul 23.30 WIB Jumat (1/1/2021) neneknya baru selesai buang air besar di jamban pinggir sungai. Lokasinya tidak jauh dari Dermaga Pelangsian, Kecamatan Mentawa Baru, Ketapang.

Setelah selesai buang hajat, korban turun ke tangga yang lebih dalam karena hendak mencuci tangan. Saat itulah, tangan kiri korban langsung diterkam buaya yang ukurannya diperkirakan cukup besar. Korban berteriak meminta pertolongan kepada warga setempat.

Seorang warga yang mendengar teriakan itu langsung berlari menolong korban. Saat itu buaya berusaha membawa tubuh korban ke dalam sungai. Sempat terjadi tarik-menarik korban dan warga dengan buaya. Untungnya tubuh korban terhalang kayu sehingga tidak sampai jatuh ke air. Namun saking kuatnya tarikan buaya, tangan kiri korban akhirnya putus. Selain tangan kiri putus, kaki kiri korban juga patah. 

Warga langsung melarikan korban ke RSUD dr Murjani Sampit untuk diberi pertolongan medis. "Kami berharap kejadian ini menjadi perhatian pemerintah dan pihak terkait lainnya agar tidak terus terulang. Nenek saya juga perlu bantuan agar bisa dirawat sampai sembuh," ungkap Zulkifli.

 

Topik
serang buaya Berita Malang RSUD dr Murjani Sampit

Berita Lainnya