Ini Cara Wali Kota Maidi Memperingati Hari Jadi ke-103 | Pacitan TIMES

Ini Cara Wali Kota Maidi Memperingati Hari Jadi ke-103

Jun 20, 2021 18:56
Wali Kota Madiun Maidi saat konferensi Pers setelah menghadiri Madiun Bersalawat. (Foto: Dodik Eko p/ JatimTIMES)
Wali Kota Madiun Maidi saat konferensi Pers setelah menghadiri Madiun Bersalawat. (Foto: Dodik Eko p/ JatimTIMES)

MADIUNTIMES - Kegiatan keagamaan dengan tema Madiun Bersalawat mengisi hari jadi Kota Madiun ke-103 yang jatuh tepat pada hari ini, Minggu (20/6/2021). 

Pemerintah Kota Madiun sendiri memeringati hari jadi Kota Madiun pada tahun ini dengan sangat sederhana, mengingat masih di tengah masa pandemi.

Baca Juga : Terkait Kasus Penganiayaan yang Dilakukan Bos The Nine House, Wali Kota: Harus Dikawal!

Madiun Bersalawat yang biasanya diisi dengan ribuan peserta saat sebelum pandemi, namun untuk tahun ini hanya sekitar 50 peserta. Pun dilakukan ditempat Edu Park Rowo Bening yang memiliki luas 10 hektare (ha). 

Pilihan tempat yang luas tersebut untuk menjaga Protokol Kesehatan (Prokes). 

Pelaksanaan Madiun Bersalawat yang dilakukan menjelang petang tersebut turut dihadiri Wali Kota Madiun Maidi, Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya Ayu Miko Saputri, Kapolres Madiun AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, , Sekda Kota Madiun serta pimpinan OPD lainnya.

Menurut Maidi, Madiun Bersalawat merupakan salah satu cara kita untuk berdoa di hari jadi Kota Madiun yang ke-103, agar Kota Madiun semakin baik serta mendoakan para leluhur kita yang ikut mendirikan Kota Madiun.

"Bersukur itu adalah berdoa, maka dengan 103 tahun Kota ini semakin baik, tidak melupakan leluhurnya itu salah satu cara kita mendoakan leluhur kita yang ikut mendirikan Kota ini," ungkap Maidi saat Koferensi Pers. 

Selain itu, orang nomor satu di Kota Madiun tersebut juga menjelaskan alasannya memilih Edu Park Ngrowo Bening yang di dalamnya juga ada PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) untuk dilakukannya kegiatan Madiun Bersalawat.

Baca Juga : 4 Hari, Angka Pasien Positif Covid-19 di Kota Batu Terus Naik

 "PDAM ini tempatnya luas, satu-satunya di Kota yang memiliki luas 10 Hektare. Dengan protokol kesehatan kita bisa membawa jarak berapa saja bisa, itu artinya Protokol kesehatan tidak dilanggar," jelas Maidi

Maidi juga menambahkan bahwa di Ngrowo Bening atau PDAM sudah mewakili seluruh tempat di Kota Madiun.

"InsyaAllah dengan berdoa di sini sudah sampai kepada semua masyarakat," tutup mantan Sekda Kota Madiun tersebut.

Topik
hari jadi kota madiun 103 Walikota Madiun madiun bersalawat edu park ngrowo bening

Berita Lainnya