Jatim Times Network Logo
08/02/2023
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Serba Serbi

Mengenal Densuke, Semangka Sultan Asal Jepang Harganya Rp 86 Juta 

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Nurlayla Ratri

05 - Dec - 2022, 08:14

Densuke, semangka termahal dari Jepang harganya mencapai Rp 334 juta (foto:google)
Densuke, semangka termahal dari Jepang harganya mencapai Rp 334 juta (foto:google)

JATIMTIMES - Dari 1.200 lebih varietas semangka yang ditanam di seluruh dunia, tidak ada semangka yang lebih mahal atau lebih dicari dibandingkan semangka gelap yang dikenal dengan nama Densuke. 

Densuke adalah semangka yang berasal dari Hokkaido Jepang, yang dikenal sebagai jenis semangka paling mahal di dunia. Yang harganya mencapai 250 hingga 6 ribu dolar. 

Baca Juga : Funlearning Digital, Inovasi Kreatif Dosen Farmasi FKIK UIN Malang

Bahkan harga yang tertinggi pernah dicapai oleh semangka ini adalah 23 ribu dolar atau 334 juta rupiah. Dengan demikian bisa disebut satu buah semangka bisa disetarakan dengan harga satu unit mobil. 

Densuke dikenal karena warna kulitnya yang sangat gelap, sehingga nampak hitam dan mengkilap. Semangka ini juga memiliki kulit yang lebih keras dan daging sangat renyah, lebih sedikit biji, serta rasa manis yang lebih tinggi dibandingkan varietas semangka pada umumnya. 

Dansuke bukan jenis buah yang mudah ditemukan di pasar umum. Sebaliknya buah ini hanya tersedia setiap tahun dan hanya dilelang oleh penawar tertinggi pada sebuah acara. 

Seperti produk premium pada umumnya, semangka Densuke dikemas dalam kotak kubus elegan dengan perlindungan agar tidak rusak, disertakan sertifikat bukti keasliannya. 

Umumnya, semangka ini sering ditawarkan sebagai hadiah untuk menunjukkan rasa hormat dan terima kasih karena menjaga pekerjaan tetap lancar. 

Mahalnya harga Densuke jelas tidak bisa dilepaskan dari proses perawatan dan kelangkaannya. Semangka ini hanya tumbuh di pulau utara Hokaido dalam jumlah yang tidak melebihi 100 buah setiap tahun. 

Untuk menghasilkan jenis semangka ini dibutuhkan dedikasi dan ketelitian sangat tinggi dari para petani. Sebab semangka ini membutuhkan waktu untuk tumbuh yang umumnya berlangsung hingga 7-8 bulan. 

Untuk menghasilkan semangka gelap super mahal ini, petani melakukan pembibitan dalam jumlah besar. Mereka menyemai biji semangka Densuke dan menyiramnya secara teratur. Selanjutnya bibit tersebut dipindah ke dalam pot kecil. 

Baca Juga : Penanganan Bencana Bakal Jadi Andalan BPBD Kabupaten Malang dalam Lomba Konten Kreator

Ketika mencapai usai tertentu, bibit semangka itu dipasangkan dengan tunas semangka lain untuk okulasi. Kemudian bibit tersebut akan dirawat setengah bulan sebelum ditanam di rumah kaca. 

Agar mendapatkan tanaman semangka berkualitas tinggi, bibit semangka Densuke diberikan asupan nutrisi secara rutin. Selain itu bibit juga dipupuk agar bisa tumbuh lebih baik. 

Ketika tanaman semangka mulai merambat, petani akan memangkas cabang ekstra dari pohon semangka. Petani juga memilih semangka terbaik untuk diletakkan di atas nampan plastik, serta membuang sebagian semangka lain agar nutrisinya lebih terkonsentrasi. 

Pada awal pertumbuhannya, semangka Densuke memiliki warna kulit hijau seperti pada umumnya. Kemudian saat memasuki bulan Mei, semangka tersebut mulai memasuki musim panen dengan berubah warna kulit menjadi hitam. 

Selanjutnya semangka yang sudah dipanen akan dibersihkan, tahapan ini akan berlangsung cukup lama. Setelah dibersihkan, warna gelap tampak mengkilat. Dan tidak ditemukan semangka lain yang memiliki warna seperti ini. 


JOIN JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel anda.

Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Nurlayla Ratri

Berita Lainnya