JATIMTIMES - Lebaran Ketupat selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu, khususnya oleh masyarakat di Pulau Jawa. Dirayakan pada hari ke-8 bulan Syawal, tradisi ini identik dengan kebersamaan, silaturahmi, dan tentu saja sajian makanan khas yang menggugah selera.
Meski ketupat menjadi simbol utama, sebenarnya ada banyak hidangan pelengkap yang hampir selalu hadir di meja makan saat Lebaran Ketupat. Bahkan, tanpa menu-menu ini, suasana terasa kurang lengkap.
Baca Juga : Lebaran 2026: Okupansi Hotel Kota Batu Stagnan di 70 Persen
Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ulasan lengkap makanan yang wajib ada saat Lebaran Ketupat beserta makna dan keistimewaannya:
1. Opor Ayam, Pasangan Setia Ketupat
Opor ayam bisa dibilang adalah menu wajib yang tidak terpisahkan dari ketupat. Hidangan ini memiliki kuah santan kental dengan bumbu rempah seperti lengkuas, serai, dan daun salam.
Rasa gurih dan creamy dari opor membuat ketupat yang cenderung netral menjadi lebih kaya rasa. Biasanya, opor ayam dimasak dalam jumlah besar untuk disantap bersama keluarga dan tamu yang datang.
2. Sambal Goreng Ati, Pelengkap yang Menggoda
Sambal goreng ati menghadirkan cita rasa pedas, gurih, dan sedikit manis dalam satu hidangan. Terbuat dari ati ampela ayam yang dipadukan dengan kentang, menu ini menjadi favorit banyak orang.
Selain memperkaya rasa, sambal goreng ati juga memberikan variasi tekstur pada sajian Lebaran Ketupat.
3. Sayur Labu Siam, Penyeimbang Hidangan Santan
Di tengah banyaknya makanan bersantan, sayur labu siam hadir sebagai penyeimbang. Kuahnya yang lebih ringan tetap gurih namun tidak terlalu berat di perut.
Sayur ini juga sering dimasak dengan tambahan ebi atau udang kecil untuk memperkaya rasa.
4. Rendang, Sajian Spesial yang Selalu Dicari
Rendang memang bukan makanan asli Jawa, tetapi kehadirannya saat Lebaran Ketupat sudah menjadi hal yang umum. Daging sapi yang dimasak dengan bumbu rempah selama berjam-jam menghasilkan rasa yang kuat dan tekstur empuk.
Selain lezat, rendang juga dikenal tahan lama sehingga cocok disajikan dalam perayaan besar.
5. Telur Balado atau Telur Pindang
Telur sering menjadi lauk tambahan yang praktis namun tetap lezat. Telur balado memberikan sensasi pedas, sementara telur pindang menawarkan rasa gurih yang lebih ringan.
Menu ini biasanya disukai anak-anak hingga orang dewasa.
6. Serundeng, Taburan Gurih yang Khas
Serundeng terbuat dari kelapa parut yang dimasak dengan bumbu hingga kering. Rasanya gurih dengan sedikit sentuhan manis.
Meski terlihat sederhana, serundeng mampu menambah cita rasa pada ketupat dan lauk lainnya.
7. Kerupuk, Pelengkap yang Tak Pernah Absen
Kerupuk menjadi elemen sederhana yang justru penting. Teksturnya yang renyah memberikan sensasi berbeda saat menyantap hidangan yang didominasi kuah dan santan.
Baca Juga : 91 Ribu Wisatawan Serbu Kota Batu Saat Lebaran 2026, Puncak Kunjungan Jelang Nyepi
Jenis kerupuk yang disajikan pun beragam, mulai dari kerupuk udang hingga kerupuk bawang.
8. Aneka Kue dan Camilan Tradisional
Selain makanan berat, meja Lebaran Ketupat juga biasanya dipenuhi berbagai kue dan camilan. Mulai dari kue kering seperti nastar dan kastengel hingga kue basah tradisional.
Camilan ini disajikan untuk menjamu tamu yang datang bersilaturahmi.
9. Lontong atau Lepet sebagai Alternatif
Selain ketupat, beberapa daerah juga menyajikan lontong atau lepet (olahan beras ketan). Lepet biasanya memiliki rasa gurih dan sedikit manis, dibungkus daun kelapa seperti ketupat.
Variasi ini menambah kekayaan kuliner dalam tradisi Lebaran Ketupat.
10. Minuman Tradisional
Untuk melengkapi hidangan, biasanya disediakan minuman seperti teh manis hangat, es sirup, atau minuman tradisional lainnya.
Minuman ini membantu menyeimbangkan rasa setelah menikmati makanan bersantan yang cukup berat.
Lebih dari sekadar makanan, hidangan Lebaran Ketupat memiliki makna kebersamaan dan rasa syukur. Setiap menu disiapkan dengan penuh kehangatan untuk dibagikan kepada keluarga, tetangga, dan tamu.
Tradisi ini juga menjadi simbol berbagi rezeki dan mempererat hubungan sosial setelah menjalani ibadah puasa dan puasa Syawal.
Lebaran Ketupat bukan hanya tentang ketupat, tetapi juga tentang ragam hidangan yang melengkapinya. Dari opor ayam hingga kue tradisional, semua sajian memiliki peran dalam menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Tak heran jika perayaan ini selalu dirindukan, karena bukan hanya memanjakan lidah, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar sesama.
