JATIMTIMES - Pelantikan putra Bupati Malang sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kembali menuai sorotan. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menilai langkah tersebut perlu dikritisi karena menyangkut prinsip meritokrasi dalam pemerintahan.
Diketahui, Bupati Malang M Sanusi melantik putra kandungnya, Ahmad Dzulfikar Nurrahman, sebagai Kepala DLH dalam mutasi besar-besaran pejabat di lingkungan Pemkab Malang.
Baca Juga : Pesan Plt Bupati Tulungagung Dipelantikan Pengurus IDI Masa Bakti 2025-2028
Menanggapi hal itu, Hasto mengaku telah menerima informasi tersebut dan meminta kader partai di daerah untuk memberi perhatian khusus.
"Ya, kami telah mendapat informasi seperti itu. Fraksi PDI Perjuangan kami minta untuk mengkritisi hal tersebut. Ya, karena bagaimanapun juga, sistem meritokrasi itu harus dibangun. Kita nggak bisa, ya, mengedepankan hal-hal yang di luar meritokrasi tersebut," kata Hasto, dikutip detikcom, Minggu (19/3/2026).
Hasto menjelaskan, pendidikan politik memang bisa dimulai dari lingkungan keluarga. Namun, ia mengingatkan agar praktik tersebut tidak mengabaikan rasa keadilan di tengah masyarakat.
"Tetapi kita juga melihat bahwa pendidikan politik itu juga dimulai dari keluarga, tetapi prinsipnya jangan sampai ada praktik-praktik yang tidak adil. Itulah yang dikritisi oleh PDI Perjuangan," ujarnya.
Ia bahkan menyinggung ungkapan dalam budaya Jawa terkait kondisi tersebut. "Jadi yang tadi, kalau orang Jawa itu bilang kurang elok ya. Bapaknya bupati, anaknya kepala dinas ya," tambahnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pelantikan Ahmad Dzulfikar Nurrahman sendiri merupakan bagian dari agenda besar rotasi dan mutasi pejabat yang dilakukan Pemkab Malang.
Sebanyak 447 pejabat dilantik dalam prosesi yang digelar di Pendopo Agung Kabupaten Malang pada Senin (13/4). Jabatan yang diisi meliputi pimpinan tinggi pratama (JPTP), administrator, pengawas hingga jabatan fungsional.
Baca Juga : Kopdes Merah Putih Harapan Ekonomi Desa atau Potensi Korupsi Baru?
Selain Dzulfikar, ada tiga pejabat eselon II lain yang turut dilantik, yakni Nurrahman sebagai Kepala Satpol PP, Sujarwo Ady Wijayanto sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Astri Lutfiatunnisa sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Dalam sambutannya, M Sanusi menjelaskan bahwa mutasi dan pelantikan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan.
"Ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Malang untuk menjalankan sistem manajemen kepegawaian dalam tata kelola pemerintahan yang baik," kata Sanusi.
Ia juga mengingatkan seluruh pejabat yang dilantik untuk memegang teguh pakta integritas serta bekerja secara profesional dalam melayani masyarakat.
