Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Jadwal Sidang Isbat Iduladha 2026: Penentuan Awal Zulhijah 1447 H

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

06 - May - 2026, 13:49

Placeholder
Ilustrasi lebaran Idul Adha. (Foto: Freepik)

JATIMTIMES - Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, perhatian umat Islam di Indonesia mulai tertuju pada satu momen penting yakni sidang isbat penentuan awal Zulhijah 1447 Hijriah. Hasil sidang ini akan menjadi penentu resmi kapan masyarakat merayakan Iduladha, sekaligus acuan pelaksanaan ibadah kurban secara nasional.

Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia akan menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal bulan Zulhijah 1447 Hijriah. Melalui sidang ini pula, masyarakat akan mendapatkan kepastian resmi mengenai tanggal pelaksanaan Hari Raya Idulsdha 2026 di Indonesia.

Baca Juga : DPRD Kabupaten Blitar Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kunci Kebijakan Tepat Sasaran

Berdasarkan informasi dari situs resmi Kemenag, sidang isbat dijadwalkan berlangsung pada:

• Hari/Tanggal: Minggu, 17 Mei 2026 (29 Zulkaidah 1447 H)

• Tempat: Auditorium H.M. Rasjidi, kantor Kementerian Agama, Jakarta

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menjelaskan bahwa penetapan awal Zulhijah dilakukan dengan mengombinasikan dua metode, yakni hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal secara langsung).

Menurutnya, hisab berfungsi memberikan gambaran awal terkait posisi bulan, sementara rukyat menjadi verifikasi di lapangan melalui pemantauan hilal di berbagai titik di seluruh Indonesia. Pendekatan ini dinilai mampu menghasilkan keputusan yang lebih akurat karena memadukan data ilmiah dan observasi langsung.

“Keputusan yang diambil tidak hanya berdasarkan perhitungan, tetapi juga diperkuat dengan hasil pengamatan nyata,” ujarnya.

Tahapan Sidang Isbat Iduladha 2026

Sidang isbat akan melalui beberapa tahapan penting. Kegiatan diawali dengan seminar posisi hilal yang memaparkan data astronomi dari tim hisab rukyat Kemenag. Seminar ini terbuka untuk publik sebagai bentuk transparansi.

Setelah itu, laporan hasil rukyatul hilal dari berbagai wilayah Indonesia akan dikumpulkan, mulai dari bagian barat hingga timur. Data tersebut kemudian menjadi bahan pertimbangan dalam sidang tertutup yang dipimpin oleh Menteri Agama.

Hasil sidang inilah yang nantinya diumumkan sebagai penetapan resmi awal Zulhijah sekaligus Hari Raya Idul Adha 2026.

Perkiraan Iduladha 2026 Versi Pemerintah

Mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 serta kalender Hijriah yang dirilis Kemenag, Idul Adha 2026 diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

Baca Juga : Afrasia Jadi Senjata Baru Global South Lawan Ketimpangan Iptek, UM Jadi Tuan Rumah

Namun, tanggal tersebut masih bersifat prediksi dan dapat berubah tergantung hasil sidang isbat.

Penetapan Iduladha 2026 Versi Muhammadiyah

Sementara itu, Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan tanggal Iduladha melalui metode hisab. Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025, Idul Adha 1447 H jatuh pada:

• 1 Zulhijah 1447 H: Senin, 18 Mei 2026

• 9 Zulhijah (Hari Arafah): Selasa, 26 Mei 2026

• 10 Zulhijah (Idul Adha): Rabu, 27 Mei 2026

Tanggal tersebut sama dengan perkiraan pemerintah, meski keputusan final tetap menunggu hasil sidang isbat.

Dengan demikian, masyarakat diimbau untuk menunggu pengumuman resmi dari Kementerian Agama agar mendapatkan kepastian hari raya secara nasional.


Topik

Pemerintahan Iduladha sidang isbat Iduladha Iduladha Muhammadiyah



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pacitan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan