Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Agama

Salat Tasbih Malam 1 Muharram: Niat, Tata Cara, dan Doa Menyambut Tahun Baru Islam

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Nurlayla Ratri

15 - Jun - 2026, 05:51

Placeholder
Ilustrasi salat tasbih. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES - Memasuki malam 1 Muharram, umat Islam di berbagai daerah biasanya mengisinya dengan beragam amalan ibadah. Selain berzikir, berdoa, dan membaca Al-Qur'an, salat tasbih juga menjadi salah satu ibadah sunah yang banyak diamalkan untuk menyambut pergantian Tahun Baru Islam.

Malam pergantian tahun hijriah sering dimaknai sebagai momentum muhasabah atau introspeksi diri atas perjalanan hidup selama setahun terakhir. Di saat yang sama, umat Islam juga memohon ampunan serta berharap mendapatkan keberkahan dalam menjalani tahun yang baru.

Baca Juga : Weton Senin Pon 15 Juni 2026 Bertepatan dengan Malam 1 Suro, Ini Keistimewaannya 

Salah satu amalan yang dianjurkan adalah salat tasbih. Dalam tradisi keilmuan Islam, salat ini dikenal memiliki keutamaan karena di dalamnya terdapat bacaan tasbih yang diulang sebanyak 300 kali dalam empat rakaat.

Dikutip dari NU Online, salat tasbih termasuk ibadah sunah yang sangat dianjurkan. Hal ini sebagaimana dijelaskan Syekh Said bin Muhammad Ba'asyin dalam kitab Busyral Karim bi Syarhi Masa'ilit Ta'lim.

Beliau mengutip hadis tentang Rasulullah SAW yang mengajarkan salat tasbih kepada pamannya, Sayidina Abbas RA.

علمها صلى الله عليه وسلم لعمه العباس، ذكر له فضلا عظيما فيها، منه "ولو كانت ذنوبك (مثل رمل عالج) لغفرها الله لك" وحديثها حسن. قال التاج السبكي: لا يسمع بعظيم فضلها ويتركها إلا متهاون بالدين، ففي حديثها "إن استطعت أن تصليها في كل يوم مرة، وإلا في كل جمعة، وإلا ففي كل شهر، وإلا ففي كل سنة، وإلا ففي العمر مرة"

Artinya: "Rasulullah SAW mengajarkan Sayidina Abbas RA (pamannya) sembahyang tasbih. Kepadanya, Rasulullah SAW menyebutkan keutamaan besar sembahyang tasbih. Salah satunya adalah ampunan Allah SWT, 'Kalau saja dosamu sebanyak gundukan pasir, niscaya Allah SWT akan mengampuni dosamu.' Hadits ini hasan."

Karena besarnya keutamaan tersebut, banyak ulama menganjurkan umat Islam untuk mengerjakannya, termasuk pada malam Tahun Baru Islam sebagai bentuk permohonan ampun dan harapan akan kehidupan yang lebih baik.

Waktu Pelaksanaan Salat Tasbih di Malam 1 Muharram

Salat tasbih untuk menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram dapat dilaksanakan sejak selesai salat Isya hingga sebelum masuk waktu Subuh. Ibadah sunah ini juga boleh dikerjakan pada siang hari tanggal 1 Muharram. Artinya, salat tasbih bisa dilakukan pada Senin (15/6/2026) malam setelah isya atau Selasa (16/6/2026) siang. 

Meski demikian, banyak ulama menganjurkan agar salat tasbih dilaksanakan pada sepertiga malam terakhir, sebagaimana waktu utama untuk mengerjakan salat tahajud. Waktu tersebut dinilai sebagai salah satu saat yang mustajab untuk berdoa dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

Adapun jumlah rakaat salat tasbih adalah empat rakaat. Tata cara pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan waktu pengerjaannya.

Jika dikerjakan pada malam hari, salat tasbih lebih utama dilakukan dengan empat rakaat yang dibagi menjadi dua kali salam atau dua rakaat-dua rakaat.

Jika dikerjakan pada siang hari, salat tasbih umumnya dilaksanakan empat rakaat sekaligus dengan satu kali salam.

Niat Salat Tasbih

Salat tasbih dapat dikerjakan empat rakaat dengan dua kali salam atau empat rakaat sekaligus satu salam.

Niat Salat Tasbih Dua Rakaat

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَسْبِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Latin: Ushalli sunnat tasbīhi rak'ataini lillāhi ta'ālā.

Artinya: "Aku menyengaja sembahyang sunnah tasbih dua rakaat karena Allah SWT."

Niat Salat Tasbih Empat Rakaat

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَسْبِيْحِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلهِ تَعَالَى

Latin: Ushalli sunnat tasbīhi arba'a rak'ātin lillāhi ta'ālā.

Artinya: "Aku menyengaja sembahyang sunnah tasbih empat rakaat karena Allah SWT."

Tata Cara Salat Tasbih

Tata cara salat tasbih dijelaskan Ibnu Hajar Al-Haitami dalam kitab Al-Minhajul Qawim.

Baca Juga : BPR Artha Kanjuruhan Turunkan Target Kerugian di Tahun 2026 Menjadi Rp 780 Juta

و صلاة التسبيح وهي أربع ركعات يقول في كل ركعة بعد الفاتحة والسورة: سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله أكبر، زاد في الإحياء: ولا حول ولا قوة إلا بالله خمس عشرة مرة وفي كل من الركوع والاعتدال وكل من السجدتين والجلوس بينهما والجلوس بعد رفعه من السجدة الثانية في كل عشرة فذلك خمس وسبعون مرة في كل ركعة

Artinya: "Dan termasuk salat sunah adalah salat tasbih, yaitu salat empat rakaat. Pada setiap rakaat, setelah membaca Al-Fatihah dan surat lainnya, membaca kalimat tasbih sebanyak 15 kali. Pada setiap rukuk, iktidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan duduk setelah sujud kedua masing-masing membaca sebanyak 10 kali. Jumlahnya menjadi 75 kali dalam setiap rakaat."

Adapun tata caranya sebagai berikut:
• Setelah membaca Al-Fatihah dan surat pendek, membaca kalimat tasbih 15 kali:
سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ
• Saat rukuk, setelah doa rukuk membaca tasbih tersebut 10 kali.
• Saat iktidal membaca tasbih 10 kali.
• Setelah doa sujud pertama membaca tasbih 10 kali.
• Saat duduk di antara dua sujud membaca tasbih 10 kali.
• Setelah doa sujud kedua membaca tasbih 10 kali.
• Duduk sejenak setelah sujud kedua lalu membaca tasbih 10 kali sebelum berdiri ke rakaat berikutnya.
• Tata cara tersebut diulang hingga rakaat terakhir.
• Pada duduk tasyahud akhir, membaca tasbih 10 kali sebelum salam.

Total bacaan tasbih dalam empat rakaat mencapai 300 kali.

Doa Setelah Salat Tasbih

Selain memperbanyak tasbih, umat Islam juga dianjurkan membaca doa berikut sebagaimana disebutkan dalam kitab Nihayatuz Zain karya Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani.

اَللّٰهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ تَوْفِيْقَ أَهْلِ الْهُدَى وَأَعْمَالَ أَهْلِ الْيَقِينِ وَمُنَاصَحَةَ أَهْلِ التَّوْبَةِ وَعَزْمَ أَهْلِ الصَّبْرِ وَوَجَلَ أَهْلِ الْخَشْيَةِ وَطَلَبَ أَهْلِ الرَّغْبَةِ وَتَعَبُّدَ أَهْلِ الْوَرَعِ وَعِرْفَانَ أَهْلِ الْعِلْمِ حَتَّى أَخَافَك
اَللّٰهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ مَخَافَةً تَحْجِزُنِيْ عَنْ مَعَاصِيْكَ حَتَّى أَعْمَلَ بِطَاعَتِكَ عَمَلًا أَسْتَحِقُّ بِهِ رِضَاكَ وَحَتَّى أُنَاصِحَكَ بِالتَّوْبَةِ خَوْفًا مِنْكَ حَتَّى أَخْلُصَ لَكَ النَّصِيحَةَ حَيَاءً مِنْكَ وَحَتَّى أَتَوَكَّلَ عَلَيْكَ فِي الْأُمُورِ كُلِّهَا وَحَتَّى أَكُوْنَ أُحْسِنَ الظَنَّ بِكَ، سُبْحَانَ خَالِقِ النُّورِ. ا هـ وَفِي رِوَايَةٍ خَالِقِ النَّارِ

Latin:
Allâhumma innî as'aluka taufîqa ahlil hudâ, wa a'mâla ahlil yaqîn, wa munâshahata ahlit taubah, wa 'azma ahlis shabri, wa wajala ahlil khasyyah, wa thalaba ahlir raghbah, wa ta'abbuda ahlil wara'i, wa 'irfâna ahlil 'ilmi hattâ akhâfak.
Allâhumma innî as'aluka makhâfatan tahjizunî 'an ma'âshîka hattâ a'mala bi thâ'atika 'amalan astahiqqu bihî ridhâka wa hattâ unâshihaka bit taubah, khaufan minka hattâ akhlusha lakan nashîhata hayâ'an minka wa hattâ atawakkala 'alaika fil 'umûri kullihâ wa hattâ akûna 'uhsinuz zhanna bika, subhâna khâliqin nûr.

Artinya: "Ya Allah, kepada-Mu aku meminta petunjuk mereka yang mendapat hidayah, amal orang-orang yang yakin, ketulusan orang-orang yang bertobat, keteguhan hati orang-orang yang sabar, rasa takut orang-orang yang khusyuk, harapan orang-orang yang berharap, ibadah orang-orang yang wara', dan kebijaksanaan orang-orang yang berilmu agar aku menjadi hamba yang takut kepada-Mu.

Ya Allah, tanamkanlah dalam diriku rasa takut yang mampu menghalangiku dari kemaksiatan kepada-Mu sehingga aku dapat melakukan amal saleh yang mendatangkan rida-Mu. Jadikan aku bertobat dengan tulus karena takut kepada-Mu, beribadah dengan ikhlas karena malu kepada-Mu, menyerahkan seluruh urusanku kepada-Mu, serta senantiasa berbaik sangka kepada-Mu. Mahasuci Engkau, Pencipta cahaya."

Demikian niat, tata cara, serta doa salat tasbih yang dapat diamalkan pada malam Tahun Baru Islam 1 Muharram. Semoga pergantian tahun hijriah menjadi momentum untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, serta memohon ampunan dan keberkahan dari Allah SWT. Amin Ya Rabbal 'Alamin. 


Topik

Agama salat tasbih malam 1 muharram



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pacitan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Nurlayla Ratri