JATIMTIMES - Pulau jalan atau taman median jalan di Kawasan Jalan Sultan Agung Kota Batu tengah dipoles. Dari enam pulau jalan baru dua titik yang tergarap dan menunjukkan perubahan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu mengakui masih ada beberapa koreksi terkait penambahan ornamen pulau Jalan di kawasan protokol tersebut.
Hal tersebut dikonfirmasi Kepala DLH Dian Fachroni Kurniawan. Hingga saat ini, masih dua pulau jalan yang telah dipoles. Yakni pulau jalan di depan Kodim Kota Batu bertema Jendela mBatu Sae. Kemudian, pulau jalan di depan Taman Hutan Bondas yang bertema aneka bunga.
Baca Juga : Manusia Berkaki Telanjang yang Mengajarkan Arti Empati dan Tawakal
"Terkait dengan penambahan ornamen untuk sculpture (patung) di kawasan Sultan Agung, ada enam pulau jalan. Yang sudah tersentuh di Pulau Jalan 1 dan Pulau Jalan 4," ujar Dian saat dihubungi, belum lama ini.
Dirinya menjelaskan, pulau jalan yang sudah berprogres masih belum sepenuhnya tuntas. Sebab masih dilakukan beberapa koreksi yang harus ditindaklanjuti. Terutama terkait vegetasi atau tanaman yang cocok untuk mendukung tema.
"Progresnya sampai saat ini, secara kalkulasi masih berkisar 20-30 persen," katanya.
Seluruh proses revitalisasi yang menggunakan dana non-Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) menyebabkan pembangunan membutuhkan waktu sedikit lebih lama. Di mana seluruh prosesnya mengandalkan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Seperti dua pulau jalan yang sudah dibangun saat ini memggunakan TJSL Jawa Timur Park Group. Sementara itu, pulau jalan yang lain masing menunggu kucuran TJSL dari beberapa pihak yang tertarik.
Dian mengaku, masih dalam tahap proses perumusan skema kerja sama TJSL secara administratif. Itu lantaran forum TJSL Kota Batu masih belum sepenuhnya terbentuk.
Baca Juga : AS Kembali Incar Greenland, Ini Alasan Pulau Es Arktik Jadi Penting
Seiring menunggu kesiapan pembangunan melalui TJSL tersebut, DLH Kota Batu sudah mempersiapkan tema yang akan diusung. "Sehingga, konsep yang akan dikerjakan sesuai rencana yang telah dirumuskan," tambahnya.
Jika sudah tuntas nanti, masih kata Dian, idealnya tiap pulau jalan akan dilakukan proses serah terima secara resmi antara Pemkot Batu dan badan usaha. Dirinya mengaku tak menargetkan penuntasan revitalisasi.
"Tidak ada target selesai karena semua masih berprogres sesuai dengan tema dan bantuan yang diberikan," imbuh Dian.
