Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Serba Serbi

Apa Itu Sabtu Suci? Ini Pengertian, Sejarah, dan Maknanya bagi Umat Kristiani

Penulis : Mutmainah J - Editor : Yunan Helmy

04 - Apr - 2026, 06:04

Placeholder
Ilustrasi Sabtu Suci dalam rangkaian Paskah. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Di antara peringatan Jumat Agung dan Minggu Paskah, terdapat satu hari yang sarat makna spiritual bagi umat Kristiani, yaitu Sabtu Suci. Hari ini menjadi penutup masa pra-Paskah sekaligus momen hening sebelum sukacita kebangkitan Yesus Kristus dirayakan.

Sabtu Suci kerap disebut juga sebagai Sabtu Sepi atau dalam bahasa Latin Sabbatum Sanctum, yang berarti “Hari Sabat Suci”. Sesuai namanya, suasana hari ini identik dengan keheningan, perenungan, dan pengharapan.

Baca Juga : Kanjuruhan Kembali Berdenyut, Arema Jamu Persebaya dalam Laga Sarat Luka dan Kenangan

Pengertian Sabtu Suci

Mengacu pada penjelasan dari Encyclopaedia Britannica, Sabtu Suci adalah hari dalam kalender liturgi Kristen yang menandai berakhirnya masa pra-Paskah dan jatuh tepat sehari sebelum Minggu Paskah.

Hari ini dikenang sebagai waktu ketika tubuh Yesus Kristus telah dimakamkan setelah penyaliban-Nya pada Jumat Agung. Dalam tradisi iman Kristen, Sabtu Suci juga diyakini sebagai saat ketika Kristus “turun ke dunia orang mati”.

Karena itu, Sabtu Suci menjadi momen peralihan: dari duka mendalam atas wafatnya Kristus menuju harapan akan kebangkitan-Nya. Tidak ada perayaan besar di siang hari, melainkan suasana sunyi yang mengajak umat untuk merenung.

Sejarah Sabtu Suci

Perayaan Sabtu Suci telah dikenal sejak masa awal Gereja Kristen. Tradisi ini berakar dari kebiasaan Sabat dalam tradisi Yahudi, yang berlangsung dari Jumat petang hingga Sabtu petang.

Pada masa Gereja perdana, Sabtu Suci menjadi waktu penting untuk mempersiapkan perayaan Paskah, termasuk pelaksanaan pembaptisan bagi para katekumen (calon umat baru). Namun, dalam perjalanan sejarah, gereja-gereja Barat sempat tidak mengadakan ibadah khusus pada hari ini. Hal tersebut dilakukan untuk menegaskan suasana “hening total” sebagai simbol masa ketika para murid Yesus berada dalam ketidakpastian setelah penyaliban.

Perubahan terjadi pada tahun 1955, ketika gereja Katolik Roma kembali menghidupkan perayaan Malam Paskah pada Sabtu malam. Sementara itu, gereja-gereja ortodoks Timur telah lebih dulu mempertahankan tradisi ini tanpa terputus.

Hingga kini, Malam Paskah menjadi salah satu liturgi paling khidmat, yang ditandai dengan penyalaan lilin, simbol terang Kristus yang mengalahkan kegelapan maut.

Makna Sabtu Suci bagi Umat Kristiani

Sabtu Suci bukan sekadar jeda dalam rangkaian perayaan Paskah, melainkan waktu yang memiliki kedalaman spiritual tersendiri. Hari ini dijalani dalam keheningan, sebagai bentuk refleksi atas penderitaan dan pengorbanan Yesus Kristus.

Umat diajak untuk:

• Merenungkan makna pengorbanan Kristus

• Mengintrospeksi diri

• Mengingat penderitaan sesama

• Memupuk harapan akan kebangkitan

Sabtu Suci menjadi jembatan antara kesedihan Jumat Agung dan sukacita Minggu Paskah. Ini adalah momen ketika harapan tampak “tertunda”, namun justru sedang dipersiapkan untuk dinyatakan secara penuh.

Tradisi dan Perayaan Malam Paskah

Puncak Sabtu Suci biasanya dirayakan dalam Vigili Paskah atau Malam Paskah. Dalam perayaan ini, terdapat beberapa simbol penting, seperti:

• Penyalaan api baru dan lilin Paskah

• Pembacaan kisah keselamatan dalam Kitab Suci

• Pembaptisan katekumen

• Komuni pertama

Simbol-simbol tersebut melambangkan perjalanan dari kegelapan menuju terang, dari kematian menuju kehidupan baru.

Warna Liturgi Sabtu Suci

Dalam tradisi liturgi, warna memiliki makna simbolis. Mengutip penjelasan dari Catholic Online dan Gaspard Inc, warna yang digunakan pada Sabtu Suci adalah putih.

Warna putih melambangkan:

• Kesucian

• Penebusan dosa

• Kemenangan atas maut

• Persiapan menyambut kebangkitan

Penggunaan warna ini biasanya mulai tampak dalam perayaan Malam Paskah sebagai tanda peralihan dari duka menuju sukacita.

Sabtu Suci adalah hari yang penuh makna dalam iman Kristen. Di tengah keheningan dan kesunyian, tersimpan harapan besar akan kemenangan hidup atas kematian. Momen ini mengajarkan bahwa di balik penderitaan, selalu ada janji kebangkitan yang menanti untuk digenapi.


Topik

Serba Serbi Paskah Sabtu Suci umat Kristiani



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pacitan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Yunan Helmy