Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Longsor Terjang Payung 3, Tebing 12 Meter Ambrol Sempat Tutup Badan Jalan Jalur Batu-Malang

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Nurlayla Ratri

10 - Apr - 2026, 08:31

Placeholder
Petugas gabungan dari BPBD Kota Batu dan PU Bina Marga Jatim saat membersihkan material longsor di jalur Payung 3, Kamis (9/4/2026) malam. (Foto: Dok. BPBD Kota Batu)

JATIMTIMES – Jalur utama penghubung Kota Batu dengan wilayah barat (Pujon/Ngantang) kembali dilanda bencana alam. Hujan lebat dengan intensitas tinggi memicu terjadinya tanah longsor di kawasan Jalan Trunojoyo atau tepatnya di Payung 3, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, pada Kamis (9/4/2026) malam.

Peristiwa yang dilaporkan terjadi sekitar pukul 18.42 WIB tersebut mengakibatkan tebing setinggi 12 meter ambrol. Material tanah bercampur vegetasi menutup sebagian badan jalan nasional, yang sempat memicu gangguan arus lalu lintas di jam sibuk malam hari.

Baca Juga : Kronologi Pernikahan Kasus Suamiku Ternyata Perempuan Versi Yupi Rere, Mulai Finansial hingga Berujung Saling Lapor Polisi

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Batu, Suwoko, mengonfirmasi bahwa kondisi tanah di area tebing Payung menjadi sangat labil akibat jenuh air setelah diguyur hujan deras sejak sore. Longsoran tersebut memiliki dimensi tinggi sekitar 12 meter dengan panjang 6 meter dan lebar 1 meter.

"Material longsor berupa tanah yang bercampur vegetasi turut menyeret rumpun bambu ke badan jalan. Kondisi ini sempat mengganggu akses lalu lintas bagi kendaraan yang melintas dari arah Batu menuju Malang Barat maupun sebaliknya," ujar Suwoko saat dikonfirmasi. 

Mengingat pentingnya jalur ini bagi akses ekonomi dan logistik, tim gabungan lintas instansi segera diterjunkan ke lokasi. Proses pembersihan material dilakukan secara sinergis oleh BPBD Kota Batu, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, hingga Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur.

"Petugas di lapangan melakukan pembersihan material secara manual dan dibantu alat berat untuk mempercepat proses evakuasi. Selama penanganan, personel Polri dan TNI membantu pengaturan arus lalu lintas dengan sistem buka-tutup," tambahnya.

Material longsor berhasil dibersihkan dalam waktu singkat. Saat ini, arus lalu lintas di kawasan Payung 3 dilaporkan telah kembali normal.

Baca Juga : Cuaca Ekstrem Kota Batu: Pohon Tumbang Jalur Payung 2 hingga Plengsengan Ambrol di Bumiaji

Meski jalan sudah bisa dilalui, BPBD Kota Batu mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan ekstra, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah pegunungan.

"Kami merekomendasikan kepada pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan waspada saat melewati wilayah rawan longsor, terutama saat hujan turun. Kawasan Payung memiliki karakteristik tanah yang mudah jenuh air," pungkas Suwoko.

Dalam kejadian ini, dilaporkan tidak ada korban jiwa maupun kerugian material pada kendaraan yang melintas. Petugas gabungan dan relawan masih terus bersiaga untuk memantau titik-titik rawan lainnya di sepanjang jalur provinsi tersebut.


Topik

Peristiwa kota batu payung 3 tebing longsor jalur batu malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pacitan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Nurlayla Ratri