Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Heboh YouTuber AM Alami Lumpuh usai Pakai Whip Pink, Ini Sederet Bahayanya

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

30 - May - 2026, 19:16

Placeholder
Potret kemasan Whip Pink. (Foto: laman Polri)

JATIMTIMES - Kasus dugaan penyalahgunaan gas nitrous oxide atau N₂O yang dikenal dengan sebutan whip pink kembali menjadi sorotan. Seorang YouTuber berinisial AM mengaku mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi produk tersebut dalam kurun Januari hingga Maret 2026.

Pengakuan itu muncul dalam pemeriksaan yang dilakukan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri. AM menjadi salah satu dari dua orang yang dimintai keterangan terkait dugaan penyalahgunaan gas N₂O yang belakangan ramai diperbincangkan.

Baca Juga : Terjatuh ke Septictank Sedalam 4 Meter, Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Korban

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso menjelaskan, kondisi kesehatan AM sempat memburuk hingga membutuhkan penanganan medis intensif di rumah sakit.

"AM menjelaskan bahwa penggunaan produk gas N2O merek 'whip pink' diduga kuat telah berdampak pada kesehatannya sehingga harus dilakukan perawatan intensif di salah satu rumah sakit di bilangan Tangerang," kata Brigjen Eko melalui keterangan resminya, dikutip Sabtu (30/5/2026).

Menurut Eko, AM mengalami gangguan pada kemampuan mengendalikan anggota tubuhnya. Kondisi itu bahkan menyebabkan dirinya terjatuh dari tangga rumah.

"Yang dirasakan oleh AM pada saat dilarikan ke rumah sakit ialah kehilangan kontrol terhadap anggota badannya, terutama bagian kaki. AM mengalami lumpuh temporer hingga terjatuh di tangga rumahnya," sambungnya.

Fenomena penyalahgunaan whip pink bukan kali pertama terjadi. Produk ini sejatinya dikenal sebagai tabung gas yang digunakan dalam pembuatan whipped cream agar tekstur krim menjadi lebih mengembang dan lembut.

Guru Besar Farmasi Universitas Gadjah Mada, Prof Zullies Ikawati, menjelaskan bahwa kandungan dinitrogen oksida di dalamnya pada dasarnya merupakan zat yang legal dan memiliki kegunaan tertentu.

Dalam dunia medis, gas tersebut juga dimanfaatkan untuk membantu prosedur kesehatan tertentu, termasuk tindakan kedokteran gigi maupun persalinan. Namun dengan syarat harus dilakukan pengawasan ketat oleh tenaga kesehatan. 

Namun, persoalan muncul ketika gas tersebut tidak digunakan sesuai peruntukannya dan justru dihirup langsung demi mendapatkan efek tertentu.

Prof Zullies menerangkan bahwa N₂O bekerja dengan cepat setelah masuk ke tubuh karena langsung memengaruhi otak dan sistem saraf pusat. "Gas ini memengaruhi pelepasan zat kimia di otak, seperti dopamin, yang berperan dalam rasa senang dan nyaman. Inilah sebabnya pengguna bisa merasakan euforia singkat, rasa ringan, tertawa tanpa sebab, atau sensasi 'melayang'," beber Prof Zullies, dilansir detikcom, Sabtu (30/5/2026). 

Efek tersebut biasanya berlangsung dalam waktu singkat. Karena sensasi yang muncul cepat hilang, sebagian pengguna terdorong untuk kembali menggunakannya berulang kali.

"Efek ini muncul cepat dan hilang cepat, sehingga mendorong sebagian orang untuk mengulang pemakaian," tambahnya.

Baca Juga : Waspada Dampak El Nino, BPBD Kota Batu Petakan Tiga Faktor Kritis Pemicu Karhutla

Di balik sensasi sesaat itu, terdapat risiko kesehatan yang tidak bisa dianggap remeh. Salah satunya adalah berkurangnya pasokan oksigen yang dibutuhkan tubuh karena gas N₂O dapat menggeser keberadaan oksigen di paru-paru.

Menurut Prof Zullies, penggunaan berulang dalam jumlah besar dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, mulai dari keluhan ringan hingga kondisi yang mengancam jiwa.

Seseorang bisa mengalami pusing, kehilangan kesadaran, gangguan pernapasan, hingga risiko kematian mendadak pada kondisi tertentu.

Tak hanya itu, penggunaan jangka panjang juga berpotensi mengganggu kerja vitamin B12 yang memiliki peran penting dalam menjaga fungsi sistem saraf.

"Selain itu, penggunaan berulang dapat mengganggu fungsi vitamin B12, yang penting bagi saraf, sehingga berisiko menimbulkan kesemutan, mati rasa, gangguan berjalan, hingga kerusakan saraf yang bisa menetap," lanjutnya.

Prof Zullies mengingatkan bahwa status legal produk tersebut kerap membuat sebagian orang menganggapnya aman. Padahal, risiko kesehatannya tetap ada ketika digunakan tidak sesuai tujuan.

"Karena dijual bebas sebagai alat dapur, gas ini sering dianggap aman dan 'bukan narkoba'. Padahal, meskipun bukan narkotika, N₂O tetap merupakan zat psikoaktif yang berbahaya bila disalahgunakan. Efeknya mungkin terasa ringan di awal, tetapi dampaknya terhadap kesehatan bisa berat dan tidak selalu bisa dipulihkan," wanti-wanti Prof Zullies.

Karena itu, masyarakat diimbau tidak mencoba menghirup whip pink hanya karena tren atau rasa penasaran. Para ahli menilai risiko kesehatan yang mengintai jauh lebih besar dibanding sensasi sesaat yang ditimbulkannya.


Topik

Peristiwa am youtuber am n2o nitrous oxide whip pink eko haid santoso



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pacitan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa