Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Lewat I-CAN 2026, UIN Malang Dorong Mahasiswa Kenali Potensi Diri untuk Menembus Karier Global

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Nurlayla Ratri

02 - Jun - 2026, 16:26

Placeholder
Pembukaan Humaniora International Career Access Network (I-CAN) 2026 Fakultas humaniora UIN Maliki Malang (ist)

JATIMTIMES - Di tengah semakin terbukanya akses kerja lintas negara dan meningkatnya persaingan tenaga kerja global, kemampuan akademik saja dinilai tidak lagi cukup untuk menjadi modal utama generasi muda. Perguruan tinggi kini dituntut menyiapkan mahasiswa agar memiliki arah karier yang jelas, kemampuan beradaptasi, serta jejaring yang mampu membuka peluang di tingkat internasional.

Isu tersebut menjadi salah satu perhatian yang mengemuka dalam pembukaan Humaniora International Career Access Network (I-CAN) 2026 yang digelar Fakultas Humaniora Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang, Selasa (2/6/2026). Program yang mengusung tema “Building Your Global Career Networks” itu mempertemukan mahasiswa, alumni, mahasiswa internasional, serta sejumlah praktisi yang memiliki pengalaman bekerja dan membangun jaringan di level global.

1

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UIN Malang, Prof. Dr. H. Triyo Supriyatno, M.Ag., menilai tantangan terbesar lulusan perguruan tinggi saat ini bukan hanya bagaimana memperoleh pekerjaan, melainkan bagaimana menemukan posisi yang sesuai dengan potensi dan kompetensi yang dimiliki. Menurutnya, banyak lulusan yang memiliki kemampuan akademik baik, namun belum memiliki peta karier yang jelas karena kurang memahami kekuatan dan minatnya sendiri.

Baca Juga : Unggah Dokumen SPMB Jatim 2026 Dibatasi, Ini Tipsnya Biar Lolos

Ia menjelaskan bahwa perubahan lanskap dunia kerja yang berlangsung sangat cepat membuat mahasiswa perlu mempersiapkan diri sejak dini. Kemampuan mengenali potensi diri menjadi faktor penting agar seseorang dapat menentukan arah pengembangan kompetensi secara lebih tepat dan tidak sekadar mengikuti tren pasar kerja.

“Persaingan saat ini tidak hanya menuntut kecakapan akademik. Mahasiswa perlu memahami apa yang menjadi keunggulan dirinya sehingga dapat menyusun langkah pengembangan yang lebih terarah. Ketika seseorang mengenal kapasitas dan minatnya, ia akan lebih siap menghadapi berbagai peluang maupun perubahan yang terjadi di dunia kerja,” ujarnya.

Menurut Prof. Triyo, perkembangan teknologi, mobilitas tenaga kerja internasional, serta semakin terbukanya kolaborasi lintas negara membuat lulusan perguruan tinggi harus memiliki kemampuan beradaptasi yang tinggi. Selain penguasaan bidang ilmu, keterampilan komunikasi, kemampuan bekerja dalam lingkungan multikultural, dan kapasitas membangun jaringan profesional menjadi kebutuhan yang semakin penting.

Kondisi tersebut juga menjadi tantangan bagi perguruan tinggi untuk tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten secara akademik, tetapi juga mampu membaca peluang global. Karena itu, kampus perlu memperluas ruang interaksi mahasiswa dengan praktisi, alumni, maupun mitra internasional agar mereka memperoleh gambaran yang lebih nyata mengenai kebutuhan dunia kerja masa depan.

Baca Juga : 3 Kota di Jawa Timur yang Rayakan Hari Jadi pada Juni 2026, Ada yang Sudah Berusia Lebih dari 100 Tahun

Dalam konteks tersebut, Humaniora I-CAN 2026 menghadirkan sejumlah pembicara yang memiliki pengalaman internasional. Di antaranya J. Mahameru, M.Sc., M.Litt., penulis bidang pengembangan diri, Overseas Consultant YOU-I Japan, konsultan UKM untuk pasar Eropa, sekaligus diaspora Indonesia di Britania Raya. Selain itu hadir pula Eka Triyatna Shanty, S.E., M.H., CIEM., Indonesian Representative dan Samarkand Tourist Ambassador yang mewakili Imam Bukhari International Scientific Research Center sebagai mitra internasional program tersebut.

2

Kehadiran para praktisi tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif mengenai dinamika pasar kerja global, peluang mobilitas internasional, hingga pentingnya membangun jejaring profesional sejak masih berada di bangku kuliah. Isu ini menjadi semakin relevan karena banyak peluang kerja dan kolaborasi internasional saat ini tidak hanya ditentukan oleh kompetensi teknis, tetapi juga oleh kemampuan seseorang membangun koneksi dan reputasi profesional.

Melalui program ini, Fakultas Humaniora berupaya menjawab kebutuhan penguatan kesiapan karier mahasiswa di tengah perubahan dunia kerja yang semakin kompleks. Fokusnya tidak hanya pada pengembangan keterampilan individual, tetapi juga pada upaya memperluas akses mahasiswa terhadap jejaring, pengalaman, dan peluang global yang dapat meningkatkan daya saing lulusan di masa mendatang.


Topik

Pendidikan uin malang universitas islam negeri malang i-can



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pacitan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Nurlayla Ratri

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan