Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Kota Batu Bebas Kasus Aktif PMK, Distan-KP Genjot 20 Ribu Dosis Vaksinasi hingga Akhir 2026

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Dede Nana

04 - Aug - 2026, 11:41

Placeholder
Ilustrasi hewan ternak sapi di Kota Batu. Pemkot melalui Distan-KP melakukan vaksinasi lanjutan dan menambah dosis hingga 20 ribu lebih vaksinasi sampai akhir 2026.(Foto: Prasetyo Lanang/JatimTIMES)

JATIMTIMES – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan-KP) Kota Batu mencatatkan progres signifikan dalam penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Sepanjang periode Januari hingga Juli 2026, penyerapan vaksinasi ternak di wilayah ini berhasil menembus angka 12.454 dosis dari target awal yang ditetapkan sebanyak 12.500 dosis.

Capaian yang mendekati angka sempurna tersebut direalisasikan melalui penyuntikan massal terhadap ribuan hewan berkuku belah. Komoditas yang disasar meliputi 8.703 ekor sapi perah, 2.502 ekor sapi potong, 8.435 ekor kambing, serta 6.898 ekor domba yang tersebar di wilayah Kota Batu.

Baca Juga : Upacara HUT RI ke-81 di Istana Merdeka Dibuka untuk Masyarakat, Simak Kuota dan Jadwal Pendaftarannya

Guna memperkuat benteng pertahanan kesehatan ternak, Distan-KP Kota Batu mengambil langkah proaktif dengan menambah pasokan vaksin tahap ketiga sebanyak 8.000 dosis dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Tambahan pasokan ini otomatis mengerek target total vaksinasi sepanjang tahun 2026 menjadi 20.500 dosis.

Kepala Distan-KP Kota Batu, Hendry Suseno, mengungkapkan bahwa tambahan alokasi tersebut menjadi instrumen vital untuk memastikan kekebalan komunal hewan ternak tetap terjaga secara berkelanjutan.

"Tambahan vaksin ini penting untuk menjaga kekebalan ternak sekaligus mencegah kemunculan kembali kasus PMK," ujar Hendry kepada awak media, belum lama ini.

Strategi penyaluran vaksin mengandalkan pola jemput bola melalui koordinasi kelompok peternak. Dalam operasionalnya di lapangan, Distan-KP menerjunkan Petugas Pelapor Desa (Pelsa) serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) agar jangkauan pelayanan merata di seluruh pelosok desa.

Mengenai teknis pemberian, Hendry memaparkan bahwa dosis kedua diberikan berjarak satu bulan usai suntikan pertama, yang kemudian dilanjutkan secara berkala setiap enam bulan sekali.

Keberadaan Pelsa di tingkat desa juga difungsikan sebagai sistem peringatan dini (early warning system). Jika peternak mendapati indikasi masalah kesehatan pada hewan peliharaannya, mekanisme pelaporan dapat diakses dengan cepat melalui grup komunikasi desa untuk ditindaklanjuti tim medis.

"Peternak cukup melapor melalui grup desa, kemudian tim medis dan paramedis akan turun melakukan pemeriksaan," terangnya.

Baca Juga : Dosen Unitri Kembangkan Ecocoffee Briquette, Ubah Limbah Kulit Kopi Menjadi Energi Terbarukan Bernilai Ekonomi

Upaya masif ini membuahkan hasil positif. Dikatakan, saat ini wilayah Kota Batu sudah berada pada status nol kasus aktif PMK. Seluruh 91 kasus yang sempat terdeteksi sejak awal tahun dinyatakan telah sembuh total, dengan temuan kasus terakhir tercatat pada Juni lalu.

Kendati status daerah sudah melandai, Utami mengimbau seluruh pihak untuk tidak melonggarkan kewaspadaan. Risiko penularan susulan masih berpotensi muncul dari lalu lintas ternak pasca-Idul Adha yang datang dari area sekitar, seperti Kabupaten Malang, Jombang, Blitar, dan Mojokerto.

Tantangan di lapangan juga masih dijumpai, mulai dari resistensi sebagian peternak yang enggan ternaknya divaksin, hingga kondisi ternak sakit yang harus menunda jadwal imunisasi.

Mengingat kedudukan Kota Batu sebagai daerah pengirim ternak kambing dan domba, pengawasan pergerakan hewan keluar-masuk terus ditingkatkan. Prioritas vaksinasi kini diarahkan pada ternak yang baru masuk serta anak ternak yang baru lahir.

"Agar benar-benar bebas PMK, vaksinasi dilakukan rutin dua kali setahun selama lima tahun," tutup dia.


Topik

Pemerintahan pmk pmk kota batu



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pacitan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Dede Nana