Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Bupati Sanusi Jadikan Subuh Keliling Ajang Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : A Yahya

21 - Aug - 2026, 14:18

Placeholder
Bupati Malang HM. Sanusi saat memberikan sambutan di hadapan jemaah Salat Subuh di Masjid Ash Shoolihiin, Desa Sumberagung, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Jumat (21/8/2026). (Foto: Dok. Prokopim Setda Kabupaten Malang)

JATIMTIMES - Dalam pelaksanaan program Salat Subuh keliling secara berjemaah yang rutin digelar hingga memasuki tahun kelima, Bupati Malang HM. Sanusi menjadikan masjid sebagai ruang silaturahmi dan menyerap aspirasi dari masyarakat. 

Hal itu disampaikan Sanusi saat menghadiri pelaksanaan Salat Subuh keliling secara berjemaah di Masjid Ash Ahoolihiin, Desa Semberagung, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. 

Baca Juga : Pemdes Rabasan Camplong, Ucapkan Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-81

Dalam pelaksanaan Subuh Keliling secara berjemaah itu, Sanusi hadir didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Malang Anis Zaidah Sanusi, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar, Ketua Dewan Masjid Indonesia Imam Sibaweh, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Malang Khoirul Hafidz Fanani, serta jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. 

Sanusi menjelaskan, pelaksanaan Salat Subuh keliling secara berjemaah ini tidak hanya menjadi momentum untuk menunaikan ibadah serta mempererat ukhuwah. Tetapi pelaksanaan kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Malang membangun komunikasi langsung dengan masyarakat. 

Dalam kesempatan tersebut, Sanusi juga berkesempatan membeberkan sejumlah program pembangunan sekaligus mengajak jemaah memperdalam kembali makna salat, khususnya saat Salat Subuh berjemaah.

Menurutnya, salat memiliki dimensi spiritual dan sosial yang penting dalam kehidupan. Ibadah tersebut menjadi sarana membangun hubungan manusia dengan Allah Subhanahuwata'ala sekaligus memperkuat kepedulian terhadap sesama.

"Salat memiliki kekuatan spiritual untuk memperkuat hubungan manusia dengan sang pencipta (hablumminallah) dan sesama manusia (hablumminannas), walaupun tidak mudah mencapai kekhusyukan, namun upaya menjaga kualitas shalat harus terus dilakukan," ungkap Sanusi, Jumat (21/8/2026). 

Melalui pelaksanaan Salat Subuh keliling secara berjemaah, Sanusi beserta jajaran Pemkab Malang dapat memiliki kesempatan untuk hadir lebih dekat di tengah-tengah masyarakat. Pertemuan yang berlangsung secara langsung di lingkungan warga itu dinilai dapat memperkuat silaturahmi sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih luas.

'Semoga dengan silaturahmi ini umur kita bertambah panjang dan Insya Allah rejeki kita akan bertambah dan keberkahan dari sholat subuh berjamaah ini Kabupaten Malang dijauhkan dari segala musibah," ucap Sanusi. 

Sementara itu, Sanusi juga mengungkapkan rasa syukurnya atas keberlanjutan kegiatan Salat Subuh keliling secara berjemaah yang telah memasuki tahun kelima. Tradisi keagamaan yang telah mengakar di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Malang inj diharapkan tetap dipelihara dan dikembangkan sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat.

Baca Juga : Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terjaring OTT KPK, Ini Profilnya

Lebih lanjut, selain aspek keagamaan, Salat Subuh keliling secara berjemaah juga menjadi salah satu pendekatan Pemkab Malang dalam menjalankan fungsi pelayanan publik. Sanusi menilai, komunikasi secara informal dapat menjadi sarana efektif untuk memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi serta persoalan yang dihadapi masyarakat.

"Melayani masyarakat merupakan tugas utama pemerintah. Sedangkan jalur komunikasi informal dianggap sebagai salah satu cara yang efektif untuk mengetahui langsung permasalahan-permasalahan di lingkungan dan masyarakat," tutur Sanusi. 

Dalam forum tersebut, masyarakat memiliki kesempatan menyampaikan berbagai persoalan yang ditemui di lingkungan masing-masing. Sehingga ia bersama jajaran kepala perangkat daerah dapat mendengarkan secara langsung, melakukan dialog, serta bertukar pikiran untuk menemukan langkah penyelesaian yang tepat.

"Jadi komunikasi dengan masyarakat tidak melalui jalur formal, nah ini salah satu caranya dengan salat berjemaah," kata Sanusi. 

Sanusi menegaskan, pola komunikasi semacam ini diharapkan dapat terus dipertahankan. Menurutnya, keterbukaan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi salah satu modal penting dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di lapangan.

"Oleh karena itu dengan cara ini permasalahan tersebut dapat teratasi. Saya juga menghimbau untuk keamanan dan ketertiban masyarakat yang sudah aman ini agar terus dipertahankan," tandas Sanusi. 


Topik

Pemerintahan sanusi subuh keliling bupati malang bupati sanusi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pacitan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

A Yahya