Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Ramai Keluhan Hadiah OSN Turun hingga 80 Persen, Juara 1 Kini Dapat Rp3 Juta dari Sebelumnya Rp15 Juta

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Yunan Helmy

31 - Aug - 2026, 16:06

Placeholder
Salah satu siswa yang mendapatkan medali perunggu dapat uang penghargaan Rp 1 juta. (Foto: Threads)

JATIMTIMES - Besaran hadiah Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 menjadi sorotan di media sosial. Warganet ramai membandingkan nominal hadiah bagi para peraih medali dengan tahun sebelumnya.

Keluhan tersebut salah satunya disampaikan akun Threads @idrischa***. Dalam unggahannya, akun itu menyebut hadiah peraih medali OSN tahun ini turun hingga tersisa sekitar 20% dari nominal yang disebut diberikan pada tahun sebelumnya.

Baca Juga : Jadwal Puasa Ayyamul Bidh September 2026, Catat Tanggal dan Hari Pelaksanaannya

"OSN SD SMP udah selesai, selamat bagi para medalis," tulis akun tersebut.

Menurut dia, para siswa telah menjalani proses panjang untuk bisa mencapai tingkat nasional. Namun, ia menyebut penghargaan berupa uang yang diterima para pemenang mengalami penurunan.

"Emas yang semula 15jt jadi 3jt. Perak yang semula 10jt jadi 2jt. Perunggu yang semula 5jt jadi 1jt," lanjutnya.

Ia kemudian mengaitkan kondisi tersebut dengan upaya pemerintah mendorong pendidikan di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika atau STEM.

"Katanya mau menggenjot STEM tapi usaha kerja keras anak anak selama berbulan bulan bahkan bertahun tahun hanya setara dengan biaya pelatihan manager kopdes sehari," tulisnya.

Meski demikian, ia berharap perubahan tersebut tidak membuat para siswa kehilangan semangat untuk berprestasi.

"Semoga anak anak ini tetap semangat dan bisa menjadi pribadi yang lebih baik serta bisa mengangkat nama indonesia kelak," imbuhnya.

Unggahan tersebut kemudian mendapat beragam respons. Sejumlah warganet menilai siswa yang mengikuti OSN memang tidak semata-mata mengejar hadiah uang.

Namun, mereka tetap mempertanyakan nominal penghargaan yang disebut turun cukup besar. Apalagi, proses persiapan mengikuti OSN bisa berlangsung berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

"Org tua dan anak yg effort ikut osn sampai les sana sini, aku yakin bukan krn hadiah, tapi portofolio anak untuk masa depan yg lebih cerah," tulis @khansa*****.

Meski begitu, ia mempertanyakan jika hadiah bagi peraih medali hanya Rp 1 juta. "Tapi y gk 1jt jg y?," lanjutnya.

Komentar lain menyoroti penyelenggaraan OSN tahun ini. Salah satu warganet menilai siswa berprestasi seharusnya mendapat perhatian lebih dari pemerintah.

"Entahlah kak, miris sekali penyelenggaraan OSN tahun ini, bahkan sampai nasional pun diadakan online," tulis @ibudua*****.

"Berasa anak anak pintar itu tidak dihargai negara..," sambungnya.

Baca Juga : Tanggapi Keluhan Jalan Rusak, Pemkab Magetan Kucurkan Rp55 Miliar di PAPBD 2026

Biaya persiapan peserta juga ikut menjadi perhatian. Seorang warganet bahkan menyebut biaya les untuk mempersiapkan diri menghadapi OSN dapat mencapai puluhan juta rupiah.

"les persiapan OSN-nya menghabiskan puluhan juta, hadiahnya cuma 1 juta..," tulis @fokusfi*****.

Perbandingan nominal hadiah tersebut juga ramai dibagikan akun lainnya. 

"[Hadiah OSN kena inflasi]
? 15 jt → 3 jt
 ? 10 jt → 2 jt
 ? 5 jt → 1 jt," tulis @hasan****. 

Akun tersebut juga menyinggung alasan efisiensi dalam penyelenggaraan OSN. Ia mempertanyakan apakah penghematan anggaran seharusnya berdampak terhadap penghargaan bagi siswa.

"Katanya OSN sekarang full online biar biaya lebih hemat, sehingga hadiah bisa tetap maksimal," tulisnya.

"Ternyata hadiah malah tinggal 20%," lanjutnya.

Unggahan itu kemudian ditutup dengan sindiran mengenai kondisi tersebut. "Lombanya online, hadiahnya ikut 'dipangkas online'," tulisnya.

Sebagai informasi, Olimpiade Sains Nasional atau OSN merupakan ajang kompetisi di bidang sains bagi pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA sederajat di seluruh Indonesia.

OSN diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kompetisi ini menjadi salah satu wadah untuk mencari dan mengembangkan talenta muda di bidang sains.

Proses seleksi OSN dilakukan secara berjenjang. Peserta terlebih dahulu mengikuti seleksi tingkat sekolah, kemudian berlanjut ke tingkat kabupaten/kota melalui OSN-K, tingkat provinsi atau OSN-P, hingga tingkat nasional.

Bidang yang dilombakan meliputi sejumlah cabang sains. Antara lain matematika, fisika, kimia, biologi, informatika, astronomi, ekonomi, kebumian, dan geografi, sesuai jenjang pendidikan.


Topik

Pendidikan OSN Olimpiade Siswa Nasional hadiah OSN sorotan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pacitan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy