Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Proyek Drainase Soekarno-Hatta Molor, Emil Dardak Turun Langsung dan Beri Penegasan Ini

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

13 - Jan - 2026, 17:06

Placeholder
Wagub Jatim Emil Elistianto Dardak bersama Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin saat meninjau proyek drainase Jalan Soekarno-Hatta (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak turun langsung meninjau proyek drainase di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Malang, Selasa (13/1/2026). Didampingi Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin, Emil melihat dari dekat progres pengerjaan yang hingga kini masih menyisakan sejumlah catatan penting.

Proyek strategis yang digadang-gadang menjadi solusi banjir di Kota Malang itu diketahui mengalami keterlambatan. Padahal, sesuai rencana awal, pengerjaan drainase seharusnya rampung pada 31 Desember 2025. Namun di lapangan, beberapa titik pekerjaan tampak belum selesai sepenuhnya.

Baca Juga : Efisiensi 2026, Disporapar Kota Malang Putar Otak: Fokus Jaga Layanan dan 1.000 Event

Meski demikian, Emil meminta agar keterlambatan tersebut tidak dibesar-besarkan dan tidak mengaburkan tujuan utama proyek. Menurutnya, secara strategis, proyek drainase ini sangat penting untuk jangka panjang.

“Saya rasa itu teknis ya, kita sekarang fokus secara strategis. Semua pihak punya itikad baik untuk bekerja semaksimal mungkin. Saya meyakini semua akan dilakukan secara tepat, tata kelola termasuk kewajiban yang belum diselesaikan seperti tadi, ada pembenahan, pembetulan- pembetulan, itu masuk dalam masa pemeliharaan,” kata Emil, Selasa (14/1/2026). 

Namun, Emil menegaskan bahwa keterlambatan tetap akan diproses sesuai aturan yang berlaku. Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas PU Sumber Daya Air disebut akan melakukan langkah administratif sesuai ketentuan.

“Jadi masalah teknis silahkan nanti kepada PU SDA, untuk memprosesnya semua harus sesuai aturan. Kalau saya, fokus menekankan tim, Bu Gubernur meminta tata kelola harus baik, tapi kita juga memperhatikan itikad baik dari pihak-pihak yang mengerjakan ini,” ungkap Emil.

Ia juga menekankan agar proses evaluasi tidak semata-mata berujung pada hukuman, melainkan tetap mempertimbangkan pihak-pihak yang telah bekerja keras di lapangan.

“Ada mungkin konsekuensi adminitratif, tapi kita ingin pihak yang bekerja keras dan amanah mengerjakan ini dalam kondisi baik. Jangan malah orang yang ikut berjuang ikut mengerjakan proyek ini, malah kita justru fokus menghukumnya atas kesalahan-kesalahan tersebut,” imbuhnya.

Emil mengakui, pengerjaan drainase di kawasan Soekarno-Hatta bukan pekerjaan mudah. Jalan tersebut merupakan salah satu urat nadi lalu lintas Kota Malang dengan tingkat kepadatan tinggi setiap harinya.

“Karena ini tidak mudah, ada trafic managemen, karena macet dan lainnya. Tapi karena hampir mandek, kita melihat dan membuat pengaturan lalu lintas agar tetap jalan,” jelas Emil.

Saat ditanya soal target penyelesaian, Emil memperkirakan mayoritas pekerjaan sudah bisa dirampungkan sebelum akhir Januari 2026. Ia juga memastikan bahwa masukan masyarakat menjadi perhatian serius pemerintah.

Baca Juga : BTN dan KPR Gen Z : Ketika Digitalisasi Jadi Alat Inklusi Hunian

“Ada beberapa, kita lagi cek. Kalau menurut saya, sebelum akhir bulan ini harusnya mayoritas sudah bisa dibenahi. Semua catatan, masukan publik juga sangat berharga. Kalau publik sudah menyoroti itu, kita harus cek,” tukasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas perhatian dan kepeduliannya terhadap Kota Malang. Ia juga meminta masyarakat bersabar dan ikut menjaga fasilitas yang telah dibangun.

“Pertama terimakasih kepada Pak Wagub dan Provinsi Jawa Timur sudah peduli, kedua kepada masyarakat mohon kesabarannya dan terimakasih dukungannya untuk menjaga fasilitas yang ada,” ujar Ali.

Ali juga menegaskan pentingnya penertiban kawasan sekitar proyek, terutama bagi pedagang dan pengguna jalan. Menurutnya, sterilisasi area menjadi kunci agar fasilitas umum dapat berfungsi optimal dan mempercantik wajah kota.

“Tadi sudah disampaikan oleh Pak Wagub juga, terutama pedagang yang berada di sekitar sini, untuk menjaga bersama. Karena ini untuk kepentingan bersama, terutama di atas ini menjadi jalan umum, sehingga kami minta kepada Camat dan Pak Kasatpol untuk menertibkan semua, termasuk banner, parkir semuanya harus seteril sehingga menjadi fasilitas umum. Agar kota kita semakin cantik dan bagus,” tegasnya.

Ia menambahkan, sosialisasi telah dilakukan sejak awal sebelum proyek dimulai oleh Pemprov Jatim.

“Jadi sebelum dibangun oleh provinsi, kami sudah sosialisasikan. Menertibkan semuanya, ini akan steril, termasuk parkir dan umbul-umbul. Semuanya harus steril,” pungkas Ali.


Topik

Pemerintahan Drainase Kota Malang pemprov jatim proyek drainase Jalan Soekarno-Hatta Dinas PU Sumber Daya Air



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pacitan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan